Senin, 22 Oktober 2012
Kebutuhan Middleware
Middleware adalah software yang dirancang untuk mendukung pengembangan sistem tersebar dengan memungkinkan aplikasi yang sebelumnya terisolasi untuk saling berhubungan. Dengan bantuan middleware, data yang sama dapat digunakan oleh customer service, akuntansi, pengembangan, dan manajemen sesuai kebutuhan. Middleware dapat juga berfungsi sebagai penerjemah informasi sehingga setiap aplikasi mendapatkan format data yang dapat mereka proses.
Middleware tersedia untuk berbagai platform, dengan berbagai jenis. Jenis middleware yang umum dikembangkan saat ini dapat dikelompokkan dalam lima kategori besar, salah satunya adalah homegrown, yang dikembangkan khusus untuk kebutuhan internal organisasi, model RPC/ORB (Remote Procedure Call/Object Request Broker), Pub/Sub (Publication/Subscription), Message Queuing, dan TP (Transaction Processing) Monitor.
Di Linux, banyak perusahaan besar seperti IBM, BEA, dan Schlumberger yang sedang dan sudah mengerjakan berbagai sistem middleware. Salah satu produk middleware IBM untuk
platform Linux adalah BlueDrekar™. BlueDrekar™ adalah middleware berbasis spesifikasi Bluetooth™ untuk koneksi peralatan wireless di lingkungan rumah dan kantor. Produk middleware ini menyediakan protocol stack dan berbagai API (Application Programming Interfaces) yang dibutuhkan aplikasi berbasis jaringan. Diharapkan adanya BlueDrekar™ di Linux ini akan mempercepat pertumbuhan aplikasi dan peralatan berbasis Bluetooth™.
Contoh lain, BEA Tuxedo™ dari BEA System, sebuah middleware transaction processing monitor yang juga mendukung model ORB, tersedia untuk berbagai platform, termasuk RedHat Linux. BEA Tuxedo memungkinkan kombinasi pengembangan aplikasi dengan model CORBA dan ATMI (Application-to-Transaction Monitor Interface). Sebuah aplikasi yang dibuat untuk Tuxedo dapat berjalan pada platform apapun yang ditunjang oleh BEA tanpa perlu modifikasi
dalam kode aplikasinya.
Dalam bidang kartu magnetis (smart cards), Schlumberger adalah salah satu pengembang dan produsen CAC (Common Access Card) dan middleware CAC-nya. Produk middleware ini yang diberi nama CACTUS (Common Access Card Trusted User Suite), dapat berjalan di atas Linux. memberi kemampuan koneksi pada level aplikasi ke kartu magnetis dan fungsi-fungsi kriptografis.
ShaoLin Aptus adalah sebuah middleware untuk Linux, yang mengubah jaringan PC menjadi sebuah arsitektur jaringan komputer yang bersifat 'fit client'. Produk yang memenangkan 'IT Excellence Awards 2002' di Hong Kong ini, mengembangkan konsep ' t h i n c l i e nt' dengan memperbolehkan komputasi berbasis client. Shaolin Aptus membuat banyak klien dapat menggunakan sistem operasi dan aplikasi yang tersimpan di server melalui LAN secara transparan.
Saat ini, hampir seluruh aplikasi terdistribusi dibangun dengan menggunakan middleware. Masih menurut IDC, perkembangan segmen middleware terbesar akan terjadi dalam alat yang membantu sistem manajemen bisnis. Hal ini terjadi untuk memenuhi permintaan akan integrasi
aplikasi yang lebih baik. Linux, didukung oleh bermacam produk middleware, memberikan pilihan sistem operasi dan middleware yang stabil, dengan harga yang bersaing.
Televisi Digital di Indonesia
Siaran televisi digital sudah mulai diterapkan diberbagai negara, ada sudah menerapkan secara penuh maupun baru taraf uji coba. Dinegara-negara Eropa siaran televisi digital sudah banyak diterapkan sedangkan di Amerika tahun kemarin diterapkan secara penuh. Untuk Indonesia sekarang baru masuk taraf percobaan, dan dimulai oleh TVRI, RCTI serta beberapa stasiun televisi di daerah. Dampak dari diterapkannya siaran televisi digital akan menggeser secara langsung atau tidak langsung sistem pertelevisian di Indonesia. Mungkin masih cukup lama siaran televisi digital dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, karena ketersediaan dan kesiapaan infrastruktur yang mendukung siaran televisi ini.
Pengimplementasian teknologi siaran televisi digital menuntut middleware yang dapat memenuhi tuntutan penyedia konten siaran. Disamping itu kesiapan penikmat siaran televisi dalam menyikapi bergesernya teknologi yang mau tidak mau harus menyesuaikan perangkat televisi yang mendukung siaran televisi digital. Middleware bersistem terbuka mempunyai peluang untuk memenuhi kebutuhan penyedia konten dan penyelenggara siaran televisi digital.
MIDDLEWARE TELEMATIKA
Dalam dunia teknologi informasi, terminologi middleware adalah istilah umum dalam pemrograman komputer yang digunakan untuk menyatukan, sebagai penghubung, ataupun untuk meningkatkan fungsi dari dua buah progaram/aplikasi yang telah ada. Middleware Didefinisikan sebagai sebuah aplikasi yang secara logic berada diantara lapisan aplikasi (application layer) dan lapisan data dari sebuah arsitektur layer-layer TCP/IP [1]. Middleware bisa juga disebut protokol. Protokol komunikasi middleware mendukung layanan komunikasi aras tinggi.
Perangkat lunak middleware adalah perangkat lunak yang terletak diantara program aplikasi dan pelayanan-pelayanan yang ada di sistim operasi. Adapun fungsi dari middleware adalah:
1. Menyediakan lingkungan pemrograman aplilasi sederhana yang menyembunyikan penggunaan secara detail pelayanan-pelayanan yang ada pada sistem operasi .
2. Menyediakan lingkungan pemrograman aplikasi yang umum yang mencakup berbagai komputer dan sistim operasi.
3. Mengisi kekurangan yang terdapat antara sistem operasi dengan aplikasi, seperti dalam hal: networking, security, database, user interface, dan system administration.
Perkembangan middleware dari waktu ke waktu dapat dikatagorikan sebagai berikut:
1. On Line Transaction Processing (OLTP), merupakan perkembangan awal dari koneksi antar remote database. Pertama kali ditemukan tahun 1969 oleh seorang engineer di Ford, kemudian diadopsi oleh IBM hingga kini dikenal sebagai proses OLTP. DIGITAL ACMS merupakan contoh lainnya yang sukses pada tahun 70-an dan 80-an. UNIX OLTP lainnya seperti: Encina, Tuxedo pada era 80-an, serta DIGITAL CICS untuk UNIX yang memperkenalkan konsep dowsizing ke pasar.
2. Remote Procedure Call (RPC), menyediakan fasilitas jaringan secara transparan. Open Network Computing (ONC) merupakan prototipe pertama yang diperkenalkan awal tahun 70-an. Sun unggul dalam hal ini dengan mengeluarkan suatu standar untuk koneksi ke internet. Distributed Computing Environment (DCE) yang dikeluarkan oleh Open Systems Foundation (OSF) menyediakan fungsi-fungsi ONC yang cukup kompleks dan tidak mudah untuk sis administrasinya.
Database middleware adalah salah satu jenis middleware disamping message-oriented middleware, object-oriented middleware, remote procedure call, dan transaction processing monitor. Pada prinsipnya, ada tiga tingkatan integrasi sistem komputer yaitu integrasi jaringan, integrasi data, dan integrasi applikasi. Database middleware menjawab tantangan integrasi data, sedangkan midleware-middleware yang lain menjawab tantangan integrasi applikasi dan jaringan. Tujuan Umum Middleware Telematika:
● Middleware adalah S/W penghubung yang berisi sekumpulan layanan yang memungkinkan beberapa proses dapat berjalan pada satu atau lebih mesin untuk saling berinteraksi pada suatu jaringan.
● Middleware sangat dibutuhkan untuk bermigrasi dari aplikasi mainframe ke aplikasi client/server dan juga untuk menyediakan komunikasi antar platform yang berbeda
● Middleware yang paling banyak dipublikasikan :
– Open Software Foundation’s Distributed Computing Environment
(DCE),
– Object Management Group’s Common Object Request Broker
Architecture (CORBA),
– Microsoft’s COM/DCOM (Component Object Model)
Tipe Layanan Middleware:
1. Layanan Sistem Terdistribusi,
• Komunikasi kritis, program-to-program, dan layanan manajemen data.
• RPC, MOM (Message Oriented Middleware) dan ORB.
2. Layanan Application,
• Akses ke layanan terdistribusi dan jaringan
• Yang termasuk : TP (transaction processing) monitor dan layanan database, seperti Structured Query Language (SQL).
3. Layanan Manajemen Middleware,
• Memungkinkan aplikasi dan fungsi dimonitor secara terus menerus untuk menyakinkan unjuk kerja yang optimal pada lingkungan terdistribusi lingkungan komputasi:
● Prinsip Dasar :
– Memungkinkan program yang sama dapat dijalankan pada
platform apapun tanpa modifikasi
– Halaman HTML ditulis dalam JavaScript yang dapat dijalankan
pada web browser yang mendukung JavaScript.
– Aplikasi Java dan applet dijalankan oleh suatu Java Virtual
Machine, yang dapat dibuat untuk berbagai sistem operasi
● Browser dan Java meniadakan kebutuhan platform tunggal kebutuhan middleware:
● Menyediakan kumpulan fungsi API (Application Programming Interfaces) yang lebih tinggi
daripada API yang disediakan sistem operasi dan layanan jaringan yang memungkinkan suatu
aplikasi dapat :
– Mengalokasikan suatu layanan secara transparan pada jaringan,
– Menyediakan interaksi dengan aplikasi atau layanan lain
– Tidak tergantung dari layanan jaringan
– Handal dan mampu memberikan suatu layanan
– Diperluas (dikembangkan) kapasitasnya tanpa “Middleware” di samping pembangunan aplikasi adalah medan pertempuran untuk perjuangan yang besar dalam industri perkomputeran. Untuk menyatukan komponen yang berselerak, Microsoft mahu pengguna menggunakan teknologinya.
Kesimpulan:
● Middleware merupakan komponen perangkat lunak yang memberikan peranan penting dalam
pengembangan aplikasi client/server dengan tidak memandang platform
● Beberapa arsitektur dan tipe middleware dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan
Fitur Pada Antarmuka Pengguna Telematika
Fitur Pada Antarmuka Pengguna Telematika
1. Head Up Display System
Merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunaannya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya.
2. Tangible User Interface
Antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik.
3. Computer Vision
Merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat.
4. Browsing Audio Data
5. Speech Recognition
Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan
6. Speech Synthesis
Merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia.
Pengertian Antar Muka
Antarmuka pemakai (User Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka pemakai (User Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi.
user interface, berfungsi untuk menginputkan pengetahuan baru ke dalam basis pengetahuan sistem pakar (ES), menampilkan penjelasan sistem dan memberikan panduan pemakaian sistem secara menyeluruh step by step sehingga user mengerti apa yang akan dilakukan terhadap suatu sistem. Yang terpenting dalam membangun user interface adalah kemudahan dalam memakai/ menjalankan sistem, interaktif, komunikatif, sedangkan kesulitan dalam mengembangkan/ membangun suatu program jangan terlalu diperlihatkan.
Antarmuka
Pengertian antarmuka ( interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka, yaitu Command Line Interface(CLI) danGraphical User Interface(GUI).
Command Line Interface(CLI)
CLI adalah tipe antarmuka dimana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text-terminal. Pengguna menjalankan perintah dan program di sistem operasi tersebut dengan cara mengetikkan baris-baris tertentu.Meskipun konsepnya sama, tiap-tiap sistem operasi memiliki nama atau istilah yang berbeda untuk CLI-nya. UNIX memberi nama CLI-nya sebagai bash, ash, ksh, dan lain sebagainya. Microsoft Disk Operating System (MS-DOS) memberi nama command.com atau Command Prompt. Sedangkan pada Windows Vista, Microsoft menamakannya PowerShell. Pengguna Linux mengenal CLI pada Linux sebagai terminal, sedangkan pada Apple namanya adalah commandshell.
Graphical User Interface(GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, menu, dan menggunakan perangkat penunjuk ( pointing device) seperti mouse atau track ball. Elemen-elemen utama dari GUI bisa diringkas dalam konsep WIMP ( window, icon, menu, pointing device).
Terdapat 6 macam fitur yang terdapat pada antarmuka pengguna telematika. Fitur-fitur itu antara lain:
1.Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer, sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
2.Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung.
3.Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis.
4.Browsing Audio Data
5.Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan. Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
6.Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
Rabu, 17 Oktober 2012
Supply Chain Management Pabrik Biskuit Kaleng
Supply Chain Management Pabrik Biskuit Kaleng
NAMA : Sulthoni Fikri
NPM : 151096309
KELAS : 4KA11
Konsep Sistem Informasi Lanjut
DISKUSI
• Untuk produk biskuit kaleng yang dipasarkan di pasar lokal dan juga ke beberapa negara tetangga, perusahaan apa sajakah yang terlibat sehingga anda bisa membeli produk tersebut di sebuah supermarket?
• Gambarkan supply chain dari produk ini.
SEVERAL CRITICAL QUESTIONS
• Where do you source your materials?
• Where do you process or convert them?
• What channels of distribution do you use?
• How do you build a strong relationship with your suppliers and customers?
• How do you get direct information from your end-consumers?
• What logistics structure should you impose?
• How do you coordinate your information flows and systems globally?
• And how do you set up incentive systems for all of your partners in the supply chain to optimize overall performance?
Berikut adalah Penjelasan dari diskusi dan pertanyaan di atas :
Dalam proses pembuatan produk biskuit kaleng yang ada di pasar lokal dan juga beberapa negara tetangga memerlukan rantai SCM agar produk tersebut sampai kepada konsumen.
SCM (Supply Chain Management) adalah manajemen terhadap aliran antar dan diantara tahapan supply chain untuk memaksimalkan profitabilitas keseluruhan supply chain. Sebuah produk melewati proses yang panjang sebelum sampai ke tangan konsumen. dimana biskuit Kaleng ini menunjukkan sebuah rangkaian yang terdiri dari komunitas-komunitas yang bekerja sama dan mendukung dalam pembuatan biskuit kaleng dan bagaimana menyalurkan produk biskuit kaleng tersebut hingga terdistribusi sampai pada konsumen akhir.


Gambar di atas merupakan gambar SCM dari proses pembuatan biskuit kaleng.
Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pembuatan biskuit kaleng tersebut adalah sebagai berikut :
- Pabrik gula
- Pabrik terigu
- Pabrik mentega
- Pabrik garam
- Pabrik kaleng
- Distributor telor
- Distributor Makanan
- Supermarket /Agen
Adapun penjelasan dari tahapan proses tersebut adalah sebagai berikut :
- Dimulai dari pabrik kaleng biskuit yang bahan dasarnya terbuat dari timah, besi dan bahan bahan lainnya yang nantinya kaleng tersebut akan digunakan sebagai wadah atau tempat biskuit. Untuk membuat biskuitnya sendiri memerlukan bahan dasar atau bahan baku yang terdiri dari tepung terigu, gula, lemak nabati, susu bubuk, mentega, madu, telur, garam, coklat, selai, dan soda kue masing-masing bahan baku tersebut disupply dari pabrik. Dalam pembuatannya, Pabrik Biskuit Kaleng dapat membuat aneka biskuit dengan berbagai rasa yang diharapkan dapat menarik minat dan daya beli konsumen. Pada Gambar di atas, Pabrik Biskuit Kaleng mendapatkan bahan baku untuk membuat biskuit dari supplier-supplier bahan baku. Bahan baku pembuat biskuit yang dijelaskan pada gambar berupa terigu, telur, gula dan susu. Terigu diperoleh dari Penghasil Gandum --> Supplier Terigu --> dikirim ke Pabrik Biskuit Kaleng. Telur diperoleh dari Peternak Telur --> Supplier Telur--> dikirim ke Pabrik Biskuit Kaleng. Gula diperoleh dari Perkebunan Tebu --> Supplier Gula --> dikirim ke Pabrik Biskuit Kaleng. Susu diperoleh Peternak Susu (Sapi perah) Supplier Susu --> dikirim ke Pabrik Biskuit Kaleng. Di pabrik biskuit barulah bahan baku tersebut diproses, setelah pembuatan biskuit selesai kemudian biskuit dilakukan pengujian makanan untuk menunjukan bahwa biskuit tersebut layak dikonsumsi atau tidak. Setelah layak untuk dikonsumsi, kemudian biskuit tersebut dikirim ke distributor. Dari distributor, biskuit akan dikirim ke supermarket. Dan sampailah kepada para konsumen.
- Tempat untuk mengolah semua bahan mentah itu untuk menjadi biscuit yaitu di pabrik biscuit itu sendiri.
- Saluran distribusi yang digunakan untuk memasarkan produk biscuit kaleng ini adalah melalui distributor makanan yang terkenal lalu di distribusikan ke sejumlah supermarket, waralaba atau agen yang dapat berhubungan langsung dengan konsumen.
- Cara untuk menjalin hubungan yang baik dengan para supplier dan kostumer adalah dengan bersikap professional, dapat di percaya, dan bina komunikasi yang baik.
- Untuk mendapatkan informasi secara langsung dari konsumen terakhir yaitu dengan cara memberikan angket melalui media online dan cetak. Dari situ kita dapat melihat tanggapan masyarakat tentang produk yang kita pasarkan.
- Struktur logika yang digunakan dalam management ini adalah dengan cara : Mengurangi mata rantai: penjualan dilakukan langsung ke pelanggan. Memesan komponen hanya apabila sudah menerima pesanan. Menentukan waktu standar bagi anggota supply chain. Menciutkan jumlah pemasok. Mengutamakan pemasok yang dekat dengan pabrik. Mengembangkan jit manufacturing. Mengembangkan e-commerce. Melakukan kemitraan.
Senin, 30 April 2012
PROPOSAL PENILITIAN PENGGUNAAN
EKSTRAK-AIR DAUN KATUK SEBAGAI PENGGANTI FEED ADDITIVE KOMERSIAL UNTUK
MEMPRODUKSI MEAT AND EGG DESIGNERS YANG EFISIEN
1. Latar
Belakang
Dewasa ini
industri unggas dihadapkan kepada
permasalahan untuk memproduksi daging
dan telur yang rendah kolesterol, rendah total lipid dan rendah asam
lemak jenuh, tetapi kaya asam amino tertentu seperti asam aspartat, asam
glutamat dan arginin (yang akhir-akhir ini dibuktikan mempunyai peranan penting bagi terjaganya
kesehatan optimal manusia), rendah tingkat kontaminasi oleh mikrobia patogen
dan bebas residu senyawa kimia sintetik serta mengandung protein dan b-karotin
yang tinggi. Produk daging dan telur
dengan kriteria tersebut dinamakan meat and egg designers. Permasalahannya
adalah bahwa feed additive komersial yang beredar di pasar selain mengandung
senyawa kimia sintetik juga tidak mampu memproduksi daging dan telur dengan
kriteria tersebut di atas.
2. Tujuan
Khusus
Tujuan
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk
memperoleh metode ekstraksi daun katuk dengan air pada suhu yang optimal.
2.
Membandingkan ekstrak daun katuk sebagai
feed additive dengan feed additive komersial dalam memproduksimeat and egg
designer yang efisien.
Hasil
penelitian ini akan dapat memberikan kontribusi sebagai berikut:
1. Kontribusi terhadap pembaharuan dan kemajuan
ipteks:
1. Penelitian ini akan mengungkapkan metode
ekstraksi dengan air pada suhu yang tepat. Metode ekstraksi dengan air pada
suhu yang tepat diharapkan dapat
memodifikasi komposisi asam lemak, b-karotin, kolesterol, trigliserida dan
protein pada daging broiler secara optimal.
Proses pembuatan ekstrak daun katuk dapat dipatenkan.
2. Hal lain yang akan diungkap adalah
kemungkinan ekstrak-air daun katuk berperan dalam mencegah fatty liver syndrome pada broiler.
3. Belum ada penelitian metabolisme lemak
dan modifikasi komposisi kimia daging dan telur
terutama komposisi asam lemak, asam amino dan b-karotin daging dan telur oleh ekstrak
daun katuk.
2. Keunggulan untuk memecahkan masalah
pembangunan
Penelitian
ini dapat memecahkan 3 masalah utama dalam pembangunan yaitu:
a. Penggunaan ekstrak-air daun katuk dapat menggantikan
feed additive komersial dan memberikan efisiensi produksi yang lebih baik. Hal
ini sangat membantu dalam pengembangan usaha peternakan broiler dan petelur dan
peningkatan pendapatan peternak.
b. Memproduksi meat designer
yaitu daging dan telur dengan kriteria rendah kolesterol, trigliserida,
asam lemak jenuh, bebas residu senyawa
kimia sintetis dan tinggi kadar protein dan b-karotinnya. Produk hasil
penelitian ini sangat mendukung program pemerintah dalam penyediaan bahan
pangan yang bergizi tinggi dan aman dikonsumsi. Produkmeat designer dapat
dipatenkan.
3. Memberikan sumbangan bagi kemajuan ipteks:
1. Memberi sumbangan pengetahuan berupa
komposisi asam lemak, asam amino, b-karotin dalam ekstrak-air dari daun katuk.
2. Teknologi ekstraksi daun katuk dengan
air pada suhu yang optimal.
3. Pengembangan teknologi meat and egg
designer.
3. Urgensi
(Keutamaan) Penelitian
Kesulitan untuk memproduksi meat and egg
designer tersebut dapat diatasi oleh
penggunaan ekstrak daun katuk sebagai pengganti feed additive komersial. Hal
ini dikarenakan daun katuk banyak mengandung senyawa aktif yang dapat berperan
sebagai feed additive. Daun katuk mengandung 6 senyawa utama yaitu monomethyl
succinate dan cis-2-methyl cyclopentanol asetat, asam benzoat, asam fenil
malonat, 2-pyrolidinon dan methyl pyroglutamate (Agustal et al., 1997). Methyl
pyroglutamate jika dikonsumsi oleh unggas kemungkinan dapat meningkatkan
sintesis asam amino dan meningkatkan sintesis protein. Glutamate merupakan
senyawa antara dalam sintesis protein.
Untuk lebih
lengkapnya bisa dilihat dari sumber yang terkait.
sumber : uripsantoso.wordpress.com
/ http://rizqialextoramadhan.wordpress.com/2011/05/25/contoh-proposal-penelitian/
DEFINISI : Pernyataan yang tepat mengenai arti suatu kata atau konsep
KONSEP : pengertian yang di simpulkan secara umum dengan mengamati persamaan yang terdapatdiantara sejumlah gejala
Contoh
Kata “segitiga” adalah hasil abstraksi dari sejumlah segitiga , Ada ciri-ciri yang sama.
Macam- macam definisi :
A. Definisi Nominal
B. Definisi Formal
C. Definisi Operasional
D. Definisi Luas
A.DEFINISI NOMINAL
Definisi ini biasa na di gunakan di dalam kamus. Dalam defines ini sesuatu kata di batasi dengan kata lain yang merupakan sinominnya (pandanan), dan dengan terjemahannya atau menunjukkan asal katanya( etimologi).
B.DEFINISI FORMAL
Definisi formal terdiri dari dua rasa atau bagian yaitu:
1.Definiendum: Bagain yang di definisikan
2.Definiens: Bagian yang mendefiniikan
Contoh:
Dosen = Pengajar di perguruan tinggi
Definiendum definiens
C.DEFINISI OPERASIONAL
Definisi ini kita perlukan jika kita mengadakan penelitian sehubungan dengan hal – hal yang tidak dapat diamati atau diukur secara langsung.
Misal : anda ingin mengetahui apakah mutu makanan mempengaruhi pertumbuhan ikan.
Untuk membahasnya perlu kita ketahui atau jelaskan apa mutu makanan dan apa arti pertumbuhan ikan.
D.DEFINISI LUAS.
Definisi ini merupakan urain panjang lebar ; bisa satu paragraph, satu bab, atau bisa meliputi seluruh karangan. Definisi ini diperlukan bila kita berhadapan dengan suatu konsep yang rumit, yang tidak bisa di jelaskan dengan kalimat yang pendek.
E.DEFINISI LUAS.
Manusia selain memerlukan makanan, air, dan vitamin juga memerlukan bermacam- macam mineral.
Apakah mineral itu?
Mineral ialah unsure-unsure zat yang terdapat di dalam tanah. Zat- zat ini berwujud sebagi persenyawaan kimia yang di sebut garam. Kira- kira empat persen dari tubuh manusia terdiri dari bermacam- macam mineral, yaitu kalsium. Fosfor, belerang, khlor, natrium, magnesium, besi , mangan, tembaga, dan yodium. Unsur yang terbanyak adalah kalsium dan fofor, yaitu antar 2,3 dan 3,4 persen dari berat tubuh atau antara 57 dan 85 persen dari seluruh mineral yang ada di dalam tubuh
Langganan:
Postingan (Atom)